Membuat Hidup Lebih Bermakna

June 22nd, 2007 by santosa-la

Sore tadi saya mengiikuti siraman rohani yang disampaikan oleh KH Aam Aminudin, Tausiah yang disampaikan sangat bagus dan menarik sehingga saya ingin berbagi dengan rekan-rekan disini.

Temanya adalah bagaimana cara membuat hidup menjadi lebih bermakna. Beliau menyampaikan bahwa ada 4 langkah yang harus kita lakukan agar hidup kita lebih bermakna yaitu :

1. Syukur dan Bersabar, dalam kehidupan yang kita jalani hendaknya kita selalu bersyukur atas segala nikmat yang telah 4JJI SWT berikan kepada kita dan juga kita harus selalu bersabar manakala sedang menghadapi cobaan. KIta harus membuat suatu garis dimana garis yang teratas adalah syukur dan garis yang terbawah adalah sabar, hal ini berarti manakala kita sedang mendapatkan kebahagiaan dengan melimpahnya harta serta mempunyai kedudukan ataupun jabatan tingginya kita tidak lantas menjadi takabur dan sombong sedangkan apabila kita sedang didera cobaan yang maha berat kita tetap bersabar dan tidak bersikap pesimis dan kufur.

2.CInta, sering orang bertanya apakah makna cinta yang sesungguhnya? banyak orang yang mengatakan bahwa cinta itu rasa sayang, cinta itu pengabdian dan cinta itu pengorbanan tetapi makna cinta disini adalah makna cinta yang maha luas bahkan Aristoteles pun pernah mengatakan kalo kita mendefinisikan cinta maka cinta itu sedalam samudera dan seluas jagat raya. CInta yang banyak di definisikan orang hanyalah sebatas definisi kecil saja. Kita harus mencintai seseorang ataupun pekerjaan dari lubuk hati yang paling dalam karena kalo kita mencintainya dengan setulus hati maka semua yang kita kerjakan akan menjadi ringan dan semuanya akan berhasil.

3. Selalu Berusaha Keras, dalam setiap pekerjaan yang kita lakukan hendak kita selalu berusaha sekuat tenaga dan pantang menyerah sehingga hasilnya akan optimal. Dan juga kita selalu berusaha untuk meningkatkan hasil dari apa-apa yang telah kita capai.

4. Berdoa, inilah langkah terakhir yang harus kita lakukan sehingga apapun yang akan dan telah terjadi pada diri kita selalu mendpaat perlindungan dari 4JJI SWT. Berdoalan dengan bahasa yang kita mengerti dan tidak harus menggunakan bahasa Arab, tetapi berdoalah dengan tulus,ikhlas dan semata-mata karena 4JJI SWT.

Semoga ada manfaatnya …

Duka Sang Kesatria

June 14th, 2007 by santosa-la

Saat ini seorang Kesatria sedang berduka, duka yang begitu mendalam sehingga seolah bumi ini akan meninggalkannya, seolah matahari tidak akan menyapanya dikala pagi.

Kehilangan sesuatu ataupun sesorang adalah hal yang biasa, tetapi begitu sangat luar biasa manakala suatu kehilangan tersebut sudah bisa diprediksi sebelumnya dan si Satria ini tidak bisa berbuat apa-apa selain hanya berdoa kepada Sang Pencipta.

Kesatria pun termenung, sudah banyak peperangan yang dijalani dan sudah banyak pula kemenangan yang diraih serta tidak sedikit kekalahan yang di terima. Tapi … untuk menerima kehilangan ini … Kesatria ini tidak bisa menerima.

Kesatria ini termenung dan bergumam, ada dua hal yang terpenting dalam kehidupan ini yaitu CINTA dan KEMATIAN manakala manusia bisa menerimanya dengan lapang dada, maka manusia tersebut akan mampu melakukan segalanya.

Lalu terdengar pertanyaan lirih dari Sang Dewi, wahai Kesatria apakah kamu bisa menerima Cinta dan Kematian dengan lapang dada? Kesatria pun menjawab, saat ini hanya CINTA yang sudah aku bisa terima dengan lapang dada.

"Segala sesuatu didunia ini tidak mungkin tidak ada yang akan berakhir , Kesatrian pun berkata AKU TIDAK AKAN PERNAH MENINGGALKANMU DAN AKAN MEMBANTUMU MENEMUKAN DUNIA LAIN ITU"

CIta-cita

December 2nd, 2006 by santosa-la

Cita-cita, itulah pertanyaan yang sering ditanyakan padaku pada saat SD. Hem saat SD aku punya cita-cita jadi Dokter  karena bisa  mengobati orang yang sakit, kelihatannya  sangat  disukai semua orang dan tentunya waktu itu juga aku  jadi  Dokter kecil (dokter-dokteran) di SD ku.

Setelah SMP cita-citaku pun berubah, aku  ingin jadi tukang Insinyur karena nilai Fisikaku waktu itu alhamdulilah lumayan baik sehingga kalo ada ulangan dikelas yang diberi waktu 1,5 jam aku bisa menyelesaikannya Sekitar 40 menitan dan alhamdulilah tidak ada yang salah.

Menginjak SMA, nilai Fisikaku turun derastis dan aku paling tidak suka pelajar kimia dan juga matematika, terutama tidak suka sama guru matematikanya :) sehingga akupun masuk sosial dan setelah berkenalan dengan pelajaran Tata Negara (ga tau sekarang masih ada apa sudah hilang dari mata pelajaran SMA) cita-citaku pun berubah pengen jadi Sarjana Hukum dan jadi Birokrat di Pemerintahan  karena kata guru Favorite ku Om Dede, pelajaran Tata Negara akan dibahas secara terperinci kalo kuliah di fakultas hukum.

Setelah kuliah, cita-citaku pun berubah, aku ingin jadi Pengacara, karena kalau liat Om Adnan Buyung Nasution dan Om OC Kaligis tanpak gagah banget dan membela hak-hak orang yang tidak bersalah. Tapi setelah ikutan bermain di Pengadilan aku memutuskan bahwa aku tidak ingin jadi Pengacara.

Setelah selesai kuliah, aku bekerja di satu penelitian selama 1 Tahun dan bekerja di Perusahaan Internet selama 5 tahun 2 bulan dan  disinilah aku  belajar  banyak dari Bos  ku  mengenai semua ilmu manajemen, cara negoisasi dan  terutama  mengenai Internet  beserta   segala hal-hal yang berkaitan dengan Ijin Internet dan juga aturan perusahaan (thanks my bos, u are my great leader who i ever had)

Bekerja di perusahaan Internet adalah suatu hal yang sangat membahagiakanku karena Team Work yang bersahabat dan penuh dengan kekeluargaan. Setelah bekerja selama 3 tahun di perusahaan Internet, orang tuaku ingin salah satu anaknya ada yang bekerja di pemerintahan, karena aku anak bungsu dan the last generation akhirnya aku ikutan tes PNS dan akhirnya setelah ikut 3 kali tes aku di terima di salah satu ibu kota Propinsi Indonesia dan ditempatkan di bagian hukum.

Sambil merenung, aku berpikir mengenai cita-citaku dulu, ternyata cita-citaku ada yang kesampaian, Aku bekerja di Pemerintahan (cita-cita dulu jadi Birokrat) disini juga salah satu tugas pokok dan fungsi (kalo di swasta Job Desc) adalah menangani perkara baik di Pengadilan dan maupun di luar pengadilan (cita-cita dulu jadi Pengacara) dan untuk masalah di pengadilan aku selalu berdoa kepada Allah SWT semoga apa yang benar adalah benar dan yang salah adalah salah.

Semoga cita-cita yang telah tercapai adalah yang terbaik dalam hidupku sampai Allah SWT memanggilku untuk mempertanggung jawabkannya. Satu hal yang belum terpenuhi dalam cita-citaku, dan semoga tahun depan cita- citaku akan terlaksana. Seperti lagunya NAF "Akhirnya Kumenemukanmu" yang diputar di kompinya Oni.

"malem minggu di kantorku yang dulu bersama sobatku yang lagi bekerja Oni "

Auf Wiedersehen World Cup 2006

July 10th, 2006 by santosa-la

Piala Dunia, sebuah moment yang sangat di tunggu dan di dambakan oleh para penggila bola di seluruh dunia. Untuk moment yang satu ini bahkan orang tidak senang pada olahraga yang satu ini menyempatkan diri untuk ikut memeriahkan event akbar ini.

Hampir tiap hari menjelang Piala Dunia ini di gelar, SCTV selalu mengingatkan para penggila bola bahwa event ini akan segera berlangsung. Ketika Piala Dunia di gelar tetapnya tanggal 9-06-06 maka semua mata tertuju pada event ini, begitu sangat antusiasnya penggila bola menyambut pembukaan piala dunia yang menayangkan pertandingan antara Jerman dan Kosta Rika yang akhirnya di menangkan oleh Jerman dengan Score 4-2.

Hari-hari ketika berlangsungnya piala dunia, tempat hiburan di Bandung serasa mati. Tempat Billiard, Karaoke dan Dugem pun hampir sepi dari pengungjung paling beberapa pengungjung saja yang hadir (dari pengalaman pribadi :) ). Keramaian justru terjadi di perumahan-perumahan ataupun  di cafe-cafe yang menggelar acara nonton bareng dan satu hal yang paling ramai di ajang ini adalah TARUHAN.

Taruhan (JUDI), apapun alasannya adalah satu hal yang di larang oleh Negara dan juga agama, tapi untuk yang satu ini dan di event yang akbar ini kayaknya hampir semua orang melupakan hal ini dan tentunya ini juga terjadi pada diri saya sendiri. Hampir di pastikan 95% taruhan ini adalah dengan uang, dalam taruhan ini mengenal istilah PUR, di mana Tim yang di unggulan harus memberikan PUR kepada lawannya, PUR an ini bisa 1/4, 1/2, 3/4, 1 dan selanjutnya. Untuk yang satu ini kayaknya ga perlu di bahas :P~.

Selama Piala Dunia ini semua orang (yang pasti para penggila bola) pasti di liputi oleh rasa bahagia yang tak terhingga dan juga berharap-harap cemas menunggu Tim Kesayangannya berlaga dan juga tidak ketinggalan menunggu agar Tim yang di bencinya cepat tersingkir dari perhelatan ini. Emosi ikut terkocok meskipun yang berlaga bukan negara, sahabat ataupun handai taulan.

Dari 64 partai yang di mainkan di Piala Dunia, ada beberapa partai yang membuat saya hampir meneteskan air mata dan membuat saya berteriak bahagia. Partai yang menyesakan terjadi di perdelapan Final antara Jerman vs Argentina, dua tim favorit saya akhirnya harus beradu di perdelapan Final meskipun hal ini sudah saya prediksi dan akhirnya Argentina harus pulang dengan kesedihan yang mendalam dan juga satu hal yang membuat saya sedih adalah tindakan para pemain Jerman yang "menghina" para pemain Argentina yang kalah sehingga setelah adu penalty terjadi satu insiden yang membuat salah satu pemain Jerman di skors. Brasil Vs Francis, pertandingan yang unpredictable, sungguh sangat disayangkan Tim yang mempunya pemain terbaik dunia di semua lini ini kalah dari Francis dan ketika Brasil kalah dari Francis saya sudah mengucapkan kata perpisahan kepada piala dunia, karena di semifinal semua yang berlaga hanya perwakilan Eropa. Partai yang sangat membahagiakan ketika Argentina bisa menghempaskan Meksiko di perpanjangan waktu dengan Score 1-0.

Meskipun sudah mengucapakn selamat tinggal pada piala dunia, ternyata kenyataan tidak seperti itu. Hanya jerman yang bisa membuat saya kembali menonton moment ini dan kendatipun Jerman dikalahkan Italy dengan tragis di 2 menit terakhir perpanjangkan waktupun tetap tidak bisa menyuratkan minat saya untuk tidak menyaksikan piala dunia yang akhirnya di menangkan oleh Italy dengan kemenangan Dramatis dan juga satu insiden  yang "memalukan" yang di lakukan oleh GOLDEN BOY WORLD CUP 2006 Zidane.

Akhirnya Piala Dunia berakhir sudah, selama event ini saya sakit 5 hari karena begadang terus dan tidak menyadari bahwa daya tahan tubuh ini telah berkurang sejalan bertambahnya usia. Piala Dunia memang selalu indah untuk disaksikan dan juga terlalu pahit untuk dilupakan. Kemenangan dan kekalahan adalah suatu hal yang wajar dalam sebuah permainan begitu pula dalam kehidupan kemenangan membuat diri kita bersyukur dan selalu berusaha keras untuk mempertahankannya sedangkan kekalahan mengajari kita untuk lebih berusaha dengan keras, belajar dan juga  berlatih supaya bisa menggapai suatu kemenangan.

Auf Wiedersehen World Cup 2006 (Jerman), Welcome world Cup (Afrika Selatan). Semoga event Piala dunia ini bisa mengajarkan arti sebuah kemengan dan kekalahah dalam kehidupan kita yang sesungguhnya

Live Begin At 30

June 5th, 2006 by santosa-la

Banyak sekali orang2 di USA sana mengatakan hal ini, live begin at 30 tapi sampai usiaku belum menginjak 30 tahun belum bisa di pastikan kebenarannya. Karena bagaimanapun pengalaman adalah guru yang terbaik yang bisa menjawab pernyataan tersebut.

30 tahun bukan usia yang muda lagi malah para orangtua khawatir kalo anaknya sudah mencapai usia 30 thn belum menikah juga dan itu juga berlaku untuk diriku. Hem kalo di lihat dari sodara2 ku termasuk kaka sulungku, memang sich setelah usia nya 30 tahun ke atas tampak banyak kemajuan baik di bidang pemikiran, ucapan, tindakan dan juga dalam hal materi.

Apakah memang benar hidup seseorang di mulai dari 30 tahun ? seorang sobatku pernah bilang bahwa usia 30 s/d 40 tahun adalah masa dimana seseorang matang, dan dia harus bisa mengekploitasi dirinya sehingga setelah usia tersebut di lewati maka hanya tingga memetik buah dari hasil karyanya selama 10 tahun terakhir.

30 tahun, rasanya waktu yang begitu lama kalo kita tidak merasakannya sendiri, tetapi akan sangat singkat kalo kita mengalaminya. Dan sungguh sangat tidak terasa waktu selama 30 tahun ini. Banyak pertanyaan yang ada dalam diriku … apa yang telah saya berikan untuk agamaku? orangtuaku? keluargaku? saudara2ku? orang2 yang kusayang ? hem sungguh pertanyaan yang tidak bisa di jawab secara gamlang, kalo pun bisa di jawab olehku  masih banyak hal yang belum aku berikan kepada semuanya.

Tapi kalo mengingat usiaku sudah 30 tahun, rasanya pernyataan tersebut ada benarnya juga, 30 tahun … aku sudah mulai bisa mendapatkan rasa cinta dari seseorang yang mungkin kelak menjadi istriku, 30 tahun aku sudah bisa melepaskan hampir semua kelakuanku yg bertentangan dengan agama maupun negara, 30 tahun aku sudah bisa memberikan sedikit rejekiku buat keluargaku dan orang2 yang sangat aku sayang, 30 tahun aku suda mulai mempersiapkan pengabdianku kepada negara, dan 30 tahun juga aku masih bisa menjaga "keperawannku" walaupun banyak temen2ku bilang bahwa aku terlalu naif dan tidak akan ada sertifikat yang di berikan kepada lelaki yang masih "perawan" (san gue tagih loe buat ngasi sertifikat itu :P~)

So live begin at 30 and will be end untill  we can’t breath forever. For all my friends i just want to say enjoy your live untill u can’t feel it and pray to 4JJI SWT untill u can’t do it.

for my "little angel" in …  i will always pray for ur succes and happines and i will always ….  …

Sepenggal Kisah Duka

October 25th, 2005 by santosa-la

Kejadian ini terjadi hari senin kemarin tepatnya tanggal 24 Oktober 2005, seperti biasa masuk kantor jam 08 .30 (shaum hour) dan langsung  minta laporan keuangan ke finance maklum besok harinya kan harus transfer gaji buat karyawan. Hari ini juga gue harus membereskan beberapa kerjaan yang berhubungan dengan kontrak yang belum terselesaikan.
Sekira jam 10.00 atau jam 11.00, temen gue uci (HE) telp, biasa mau main  ke kantor minta di cuciin mobilnya ama Rahman. Singkat cerita dia datang dan mobilnya udah beres di cuciin ama Rahman terus dia ngajak betulin kanvas mobil yah sekira jam 13.00, gue sich ikut aja karena nanti gue bakal di anterin di BTC buat ngasiin draft permohonan pemenuhkan kewajiban dari salah satu Partner perusahaan gue. Beres betulin kanvas mobil, karena janjian ke BTC sekira jam 14.30 dia ngajak ke  BEC mau ngebetulin Laptopnya, dan kita langsung menuju bawah kembali ke arah BIP karena ngebetulin mobilnya di dago dan  ngambil jalan ke Trunojoyo. Setelah mau sampe BIP, sebelum belokan ke kiri, karena ngeliat jalannya macet banget, Uci berubah pikiran dan di belokin ke arah BIP belakang pas sampe pembelokan ke arah jalan Aceh jalanan tetap macet … tapi gue ngeliat orang banyak berkerumuh di sebelah kanan jalan deket taman lalu linta pas gue liat dari kaca .. Ya Allah ada yang tertabrak dan dari kepalanya terlihat mengeluarkan darah sampe menetes di jalan dan mobil-mobil yang melaju tidak ada satupun yang terlihat menghentikan lajunya untuk menolong yang tertabrak tadi  meskipun ada beberapa orang  di depan yang tertabrak tadi berusaha untuk menghentikan mobil.
Gue bilang  ke Uci, parkirin mobil di depan dan langsung gue turun , yang ada dalam benak gue saat itu adalah  bagaimana kalo kejadian ini menimpa sanak keluarga  dan orang2 yang gue cintaain sementara tidak ada satu pun dari begitu banyak mobil yang sengaja  memberhentikan kendaraannya untuk menolong .. gue  langsung mendekati  orang yang tertabrak tersebut  dan langsung minta tolong ke beberapa orang yang pake motor  tadi untuk membodong orang tersebut ke mobil, korbannya perempuan dan menggunakan jilbab.
Karena tidak banyak orang yang mau membopong dan Uci udah bilang ke gue kalo dia ngeliat darah suka pusing akhirnya ada 2 orang laki2 seusia gue yang membantu membopong korban tersebut , sementara  gue memegang bagian kepalanya (dan gue serasa bukan memegang kepala orang tapi memegang daging yang lunak karena gue ngerasa ada yang berdenyut di kepala korban tersebut) dan tak lupa gue nanyain no HP temen si korban yang masih berada di temapt kejadian  untuk memastikan kalo ada apa2 (karena dia keliatan stres banget sementara yang ada di benak gue korban ini harus segera dilarikan ke Rumah Sakit).
Setelah korban tersebut di bopong dan di tempatkan di belakang mobil, gue ga sadar tangan kanan belepotan darah segar, di mobil hanya gue, Uci dan si korban terus si Uci bilang kalo tangan gue belepotan darah gitu  … astagfirulloh, setelah gue liat tangan kanan gue ternyata belepotan darah pantesan tangan gue serasa dingin, sementara si korban di belangkan memanggil manggil nama mamanya dan asma Allah SWT.
Akhirnya gue sampe Rumah Sakit Bungsu, dan korban langsung di bawa ke UGD, hebatnya lagi pas gue minta tolong sama pegawai di sana, dia (she)  langsung meminta data diri  gue , padahal gue udah minta tolong ke dia, ada pasien urgent tabrakan … gue langsung emosi disana dan gue langsung bilang ke pegawai tersebut … yang penting kamu tolongin orangnya dulu masalah administrasi belakang dan kalopun ga ada keluarganya, gue juga sanggup bayar. Setelah di gertak demikian baru korban di bawa ke ruangan UGD dan di lakukan pemeriksaan intensif oleh dokter.
Tak lama kemudian  temen  korban datang dan tampak panik, kayaknya dia  berusaha untuk menelepon sanak family korban kayaknya, dan tebakan gue meleset, ternyata dia menelon kantor si korban dan juga kakanya dia, terus dia cerita si korban di bonceng ama dia ada perlu di sekitar daerah BIP dan si korban mau ada meeting (si korban kerja di UNILEVER) , masih menurutnya ketika dia mau belok kiri tiba2 ada mobil Box hitam  yang menabraknya dari belakang dan temennya  jatuh kebelakang, kalo gue liat posisi terakhir saat gue membopong si korban, si korban jatuh kebelakang dengan bagian kepala terlebih dahulu sehingga posisi dia terlentang ( kalo basa sunda mah nangkarak).
Akhirnya gue tau, bahwa keluarga si korban ada di Banjaran dan disana tidak ada telf yang bisa di hubungi. Dan gue ama Uci  menunggu korban sampe jam 15.30 itupun setelah keluarga yang memboncangnya datang dan gue pikir sudah ada lebih bertanggung jawab untuk mengurus si korban.
Malemnya gue kepikiran kondisi si korban, apakah dia selamat atau tidak karena kondisi terakhir kata dokter harus di lakukan pemeriksaan CT Scan dan kebetulan di RS Bungsu tidak ada dan  satu hal yang gue pikirin juga " Mengapa orang-orang yang di mobil tidak ada satu pun yang mau menolong ? apakah sudah terlalu sibuk dengan kepentingannya masing2 sehingga melihat korban yang tergeletak di jalan pun tidak ada keinginan untuk menolongnya ? Apakah Duniawi sudah menjadai Tuhan buat mereka ? Apakah bulan Ramadhan yang suci ini tidak membawa umat untuk saling mengasihi sesama ? .. hem itu hanyalah pikiran yang ada di benak gue dan gue juga sadar gue bukan orang yang suci yang tidak pernah sama sekali melakukan kesalahan.
Besok siangnya setelah gue beresin kerjaan ke bTC yang tertunda kemarin,  gue telf temennya si korban, itu pun no nya gue tau dari hp gue yang gue dial untuk missed call ke dia  …. dan alhamdulilah ternyata si korban sudah agak baikan dan pagi jam 4 udah di bawa ke rumahnya di Banjaran, sebelumnya di bawa ke RSHS untuk di CT Scan dan alhamdulilah dia hanya menderita luka luar di kepala bagian belakang.
Sampe gue nulis ini, gue ga tau nama si korban dan temennya si korban tapi temennya si korban sempet nanyain nama gue … yang penting si korban udah sembuh. Buat temen2ku tersayank, kalo ada kejadian seperti ini terjadi di hadapan kita, alangkah indahnya kalo kita berusaha untuk menolongnya sehingga korban mendapat perawatan yang semestinya karena  Insya Allah, menolong orang itu tidak ada ruginya sama sekali.
" Tolong menolonglah kamu dalam kebiakan, niscaya Allah  SWt akan memberikan pahala  yang tak terhingga "

Pengalaman ini … Aku alami

September 14th, 2005 by santosa-la

Sepenggal lagunya Crisye gue kutip buat judul log ini .. Yah ini memang pengalaman pertama tapi bukan masalah cinta …. tapi kejadian yang memalaukan, begini ceritanya …….   hari minggu tanggal 14 Aguatsus , selepas magrib gue main ke rumahnya adank yang di Margahayu, selain sowan sambil mau ngasiin data foto2 anak2 Sk yang di ciwalini. singkat cerita gue sampe di rumah adank dan ngobrol terus inget ama agus kenapa ga telf dia aja kan rumahnya deket, dan gue telf dia ke nomor Im3 nya ga di jawab dan pas di telf ke No Halo nya, setelah beberapa detik menunggu  baru ada yang jawab …halo .. gue jawab alo … halo dan gue jawab lagi halo ….. sampe tiga kali, setalh dia bialng Halo lagi … gue jawab Halo … halo Bandung bu kota perhiangan, Halo-halo Bandung kota kenang-kenangan (kan nuansanya agustusan, dan gua nyanyinya tentu dengan semangat kemerdekaan, dan biasa kalo gue ama agus telp2an ga pernah beres kecuali mengani satuhal … tau meureun  ) setelah beres baru gue bilang … alo ma gus, lagi ngapain loe …. dan ada yang jawab punten ieu mah sanes agus tapi bapana ( maap ini bukan AGus tapi bapak nya )hah …. dzigh A, dzig B … gue ga bisa apa2 selain ngomong ma…ap pa  saya kira agus dan telf pun terputuslah  … sementara  adank disamping gue  tertawa dengan suksesnya

Antara Hukum dan Cinta

September 1st, 2005 by santosa-la

Kayaknya kalo melihat sekilas, sepertinya tidak ada korelasi antara Hukum dan Cinta apalagi kalo kita lihat definisi dari kedua kata tersebut. Hukum adalah himpunan peraturan yang di buat oleh yang berwenang dengan tujuan untuk mengatur tata kehidupan bermasyarakat yang mempunyai ciri memerintah dan melarang serta mempunyai sifat memaksa dengan menjatuhkan sanksi hukuman bagi yang melanggarnya (dari Om Soeroso yang gue kutif waktu bikin skripsi 6 tahun yang lalu) sedangkan Cinta adalah perpaduan semua perasaan yang di miliki manusia, ada benci, ada dendam, ada marah, ada sayang ada rindu. dan juga ada kasian (kalo ini sich berdasarkan pengalaman pribadi :) ).
Tapi kalo kita kaji secara seksama ternyata antara Hukum dan Cinta itu tidak bisa di pisahkan satu sama lain. Dalam satu cinta perlu "hukum" yang mengaturnya dan di buat dan dilaksanakan oleh yang "berwenang" dalam hal ini yang lagi "bercinta" misalnya ada aturan buat ngapel ada aturan buat ngejemput ada aturan kalo berduan ga boleh ada yg ganggu dan lain sebagainya meskipun hukum ini bukan merupakan hukum yang formal dan tertulis.
Setelah "Cinta" berkembang dan terus maju maka ada satu tahapan yang namanya pernikahan. Dalam keadaan ini suatu "Hukum" sangat di perlukan sekali, baik hukum agama maupun hukum negara. Dan setelah pernikahan terjadi, terciptalah satu keluarga yang di pimpin oleh suami sebagai kepala rumah tangga dan istri sebagai wakilnya serta anak2 sebagai objek daru hukum dan pembantu sebagai salah satu pelaksana "Hukum" di dalam keluarga tersebut sehingga akan tercipta satu kehidupan rumah tangga yang dinamis dan harmonis seperti yang di harapkan.
So, dengan sedikit pembahasan di atas  jelaslah bahwa antara hukum dan cinta tidak bisa di pisahkan satu sama lainnya. Hukum tanpa Cinta adalah Angan-angan (parodi dari adigium hukum) sedangkan Cinta tanpa Hukum adalah Keegoisan (kata temen gue yang lagi patah hati :) )

di buat jam 12.10 sambil nunggu rahman beliin makan siang

Hidup

June 30th, 2005 by santosa-la

Ehm gak nyangka sumpeh deh gak nyangka banget ternyata kehidupan ini berat sekali ga seindah yang gue bayangin waktu smu dulu, tahun 94 gue ama temen2 gank udah punya cita2 jadi esmud dan kita bakalan kumpul lagi di tahun 2000 dengan gaya yg trendy dan dengan kendaraan pribadi tentunya. Tapi sepertinya kehidupan ini ga semudah yg kita bayangkan, ternyata tahun 2000 belum ada temen2 yang berhasil semuanya masih jadi "buruh" malah ada yg belum kelar s1 nya tapi alhamdulilah udah ada temen yg beresin s2.

Perlahan namun pasti kita ga pernah ketemuan lagi bahkan telf2 pun jarang sekali padahal dulu kita pernah berikrar "all for one and one for all duh maniznya"  hem  jadi inget yg pernah  di bilang ama kaka temen gue  masa  SMU adalah masa GOLDEN AGE dan itu bener sekali  karena masa kuliah adalah masa individual dan masa sekarang adalah masa perjuangan.

So gue pengen ngasi saran ama temen2  yang masih  SMU jadikan  masa  SMU sebagai  masa yang akan menjadikan kenangan termanis  dalam  hidup  karena  tidak akan pernah terulang  kedua kalinya   dan  buat  temen2 gue yang sekarang jadikan perjuangan hidup ini sebagai ibadah dan harus di jalani dengan ikhlas .. dimana ada perjuangan pasti akan ada sesuatu yang di hasilkan